.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Sebaik-Baiknya Teman Adalah…


Selama kita hidup di dunia ini, akan selalu berhubungan dengan yang namanya “teman”. Ada teman yang baik, ada pula teman yang buruk. Tapi kadang kita sulit membedakan, mana sih teman yang baik itu, dan mana teman yang buruk itu. Sebagaimana halnya kita sering sulit membedakan mana yang haq dan mana yang bathil.
Saudaraku, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah memberikan petunjuk kepada kita melalui Al Qur’an yang dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. Dengan petunjuk Allah itu, kita bisa menemukan siapa sebenarnya teman yang baik, yang pantas kita jadikan sebagai teman.
Teman yang baik itu adalah orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah. Mereka itu adalah:
1. Nabi-nabi
2. Para Shiddiiqiin
3. Orang-orang yang mati syahid
4. Orang-orang yang sholeh

Mereka itulah sebaik-baiknya teman, sebagaimana firman Allah Ta'ala:
وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا ﴿٦٩﴾
“Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama denganorang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang- orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. An Nisaa’: 69)
Sekarang para nabi sudah tiada. Oleh karena itu, carilah teman yang menjadikan nabi sebagai idola dan teladannya. Carilah teman yang menjadikan Al Qur’an dan As Sunnah sebagai panduan hidupnya. Carilah teman yang menjadikan para shiddiiqiin sebagai panutannya. Carilah teman yang memiliki cita-cita mati syahid. Dan carilah teman yang shaleh dan shalehah.
Lalu bagaimana doanya agar kita diberi petunjuk supaya menemukan teman-teman yang baik (alias teman-teman yang dianugerahi nikmat oleh Allah itu)? Sebenarnya doa itu sudah sering kita ucapkan ketika sholat, mari sama-sama kita buka dan baca surat Al Fatihah ayat 6-7:
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿٦﴾ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ﴿٧﴾
“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS. Al Fatihah: 6-7)
Aamiin Allahumma Aamiin… 
http://www.riska.or.id

0 komentar: