Pengantar

Posted by with 2 comments
Assalamu'alaikum Teman Teman !

Hai teman-teman muslim yang kebetulan membuka blog ini. Kami Tujuh Bocah Muslim Bersaudara yang tinggal di Jogja dan Jakarta ingin bersilaturahim dengan teman-teman semua, mau kan ? 
Disamping itu kita sama-sama belajar tentang agama yang kita anut yaitu: ISLAM. Kita belajar dari sumber-sumber yang Insya' Allah sesuai Qur'an dan Sunnah Rasulullah Shalallahu'alaihi wassalam. 
Teman-teman, dan yang paling penting kita mecoba mengamalkan ilmu-ilmu yang kita dapat sedikit demi sedikit tetapi rutin. 
Semoga Allah Ta'ala memberikan ridhoNya pada kita semua. Amin.
Jazakumullah khairan katsiraa.

Wassalam.
salam kenal :
mas hammam-kakak fidelya-mas zaki-kakak nadine
mas rafi-mas faiq
& mas hakam



Telepon Pertama

Posted by with No comments
Telepon Pertama, telepon kabel menggunakan sistem wireline, sehingga membutuhkan kabel supaya dapat berfungsi.
(tamanpintar.com)


Taman Pintar meluncurkan sekaligus 4 (empat) zona baru

Posted by with No comments

Pertama kalinya dalam sejarah, semenjak Grand Openingnya pada 16 Desember 2008 silam, Taman Pintar meluncurkan sekaligus 4 (empat) zona baru. Zona Sahabat Pemberani, Zona Kelistrikan, Zona Telekomunikasi dan Galeri Kota Pusaka diresmikan oleh Walikota Yogyakarta pada Senin, 4 Mei 2015 bersama 4 (empat) mitra yang bekerjasama dengan Taman Pintar yaitu Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi Distribusi Jawa Tengah – DIY PT PLN (Persero), Sales Area Manager Inner DIY PT Indosat Tbk, dan Kasubdit Wilayah II Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR). Peresmian bertemakan ”Membangun Karakter Generasi Emas Indonesia Pintar” ini juga dihadiri oleh mahasiswa dan pelajar dari perwakilan perguruan tinggi dan sekolah di Kota Yogyakarta.
Zona Sahabat Pemberani merupakan bentuk komitmen KPK dalam misinya menanamkan nilai-nilai anti korupsi semenjak dini kepada masyarakat terutama pelajar, dengan dukungan Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ) dari Jerman. Pembelajaran disampaikan semenarik mungkin antara lain melalui kinect games dan pohon harapan. Zona Kelistrikan, hasil kerjasama Taman Pintar dengan PLN, semakin melengkapi tampilan peraga serta muatan keilmuan kelistrikan yang ada di Taman Pintar. Zona Telekomunikasi, yang diperbaharui melalui kerjasama dengan Indosat, menampilkan pembelajaran bagaimana komunikasi jarak jauh dapat terselenggara melalui pengembangan jaringan infrastruktur seluler. Sementara Galeri Kota Pusaka yang merupakan hasil kerjasama dengan KemenPU-PR, menggali tampilan budaya dan kearifan lokal Jawa khususnya Yogyakarta yang dikemas dalam booth yang memanjakan kenyamanan pengunjung.
Selalu menghadirkan peraga-peraga pendidikan termuktahir merupakan komitmen tersendiri bagi science center seperti Taman Pintar. Salah satu upayanya adalah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Sehingga diharapkan, pengembangan yang dilakukan dapat menghadirkan nuansa segar pada tampilan secara keseluruhan dan mengoptimalkan peran Taman Pintar Yogyakarta sebagai sarana literasi sains masyarakat yang makin mencerdaskan dan menyenangkan. (http://www.tamanpintar.com/)

Foto Foto Keceriaan Anak Anak Desa

Posted by with 1 comment









Nasheed | Arabic Alphabet Song with Zaky | HD

Posted by with No comments

Hafiz Indonesia - Musa 5,5 Tahun Dari Bangka Hafal 29 Juz - Membuat Semu...

Posted by with No comments
Musa lebih dikenal dengan Musa Hafizh cilik (lahir di Bangka, 2008; umur 6 tahun) merupakan seorang penghafal Alquran (hafizh) dari Indonesia. Selain menghafal Alquran ia juga menghafalkan matan-matan hadis penting, sepertiArbain Nawawi dan lainnya. Namanya terkenal ke khalayak ramai baik didalam negeri maupun di Malaysia dan Singapura setelah mengikuti dan meraih juara pertama pada program Hafiz Indonesia 2014 di RCTI. Ia menjadi pusat perhatian karena meski kala itu berusia sangat muda yakni 5,5 tahun namun telah mampu menghafalkan 29 Juz dari total 30 Juz Alquran. Iapun dikirim untuk mengikuti perlombaan hafalan Alquran tingkat Internasional diJeddah, Arab Saudi. Musa menjadi yang termuda dalam ajang tersebut dan menduduki peringkat ke-12 dari 25 peserta yang ikut bertanding. Musa mendapatkan nilai Mumtaz yakni 90,83 poin dari 100 nilai sempurna. Pasca perlombaan Musa berhasil menuntaskan hafalannya menjadi keseluruhan 30 juz Alquran, hal ini dapat terlaksana karena sebelum mengikuti acara sebenarnya ia hanya kurang dua surah saja. Pada bulan Agustus 2014, Musa memperoleh piagam penghargaan tingkat nasional dari MURI sebagai Hafiz Al-Quran 30 Juz termuda di Indonesia.