Pengantar

Assalamu'alaikum Teman Teman !

Hai teman-teman muslim yang kebetulan membuka blog ini. Kami Delapan Bocah Muslim Bersaudara yang tinggal di Jogja dan Jakarta ingin bersilaturahim dengan teman-teman semua, mau kan ? 
Disamping itu kita sama-sama belajar tentang agama yang kita anut yaitu: ISLAM. Kita belajar dari sumber-sumber yang Insya' Allah sesuai Qur'an dan Sunnah Rasulullah Shalallahu'alaihi wassalam. 
Teman-teman, dan yang paling penting kita mecoba mengamalkan ilmu-ilmu yang kita dapat sedikit demi sedikit tetapi rutin. 
Semoga Allah Ta'ala memberikan ridhoNya pada kita semua. Amin.
Jazakumullah khairan katsiraa.

Wassalam.
salam kenal :
mas hammam-kakak fidelya-mas zaki-kakak nadine
mas rafi-mas faiq
-mas hakam
dan mas fachri



BANGKA BELITUNG TRIP | FAMILY VERSION - DAY 1 - 5 | MAS RAFI DAN MAS FAIQ

Mas Rafi dan Mas Faiq anggota 7 Bocah Muslim beserta kedua orang tuanya Tour ke Bangka Belitung beberapa waktu yang lalu. Saksikan videonya berikut ini:


Adab Membaca Al Qur'an

Kawan kawan berikut kita hadirkan "Adab Membaca Al Qur'an" dalam bentuk slide presentation, yang kita ambil dari  Semoga bermanfaat !


Allah Menciptakan Telingaku




بسم الله الرحمان الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Setelah sekian lama tersibukkan dengan urusan lain, alhamdulillah saat ini BAM kembali dapat menghadirkan bacaan kepada muslim kecil di rumah. E-Book ini merupakan bagian dari seri Allah Maha Pencipta, yang mengajak anak-anak untuk mensyukuri nikmat telinga dan pendengaran. Di dalamnya dijelaskan secara singkat bagian-bagian telinga dan fungsinya masing-masing.

Semoga kehadiran eBook kecil ini dapat bermanfaat bagi muslim kecil di rumah, dan menjadi motivasi untuk lebih banyak menghadirkan materi bacaan dan pembelajaran bagi muslim kecil di mana pun berada.

Silahkan download "Allah Menciptakan Telingaku".

bam.raudhatulmuhibbin.org

HEBAT ! ANAK2 BALITA JEPANG MENGAJI ( HAFALAN QUR'AN )

Simak video anak-anak balita jepang mengaji , membacakan hafalan Al Qur'an, semoga menjadi pacuan bagi kita semua, dimana masyarakat Mayoritas Islam seharusnya lebih meminati mendidik anak-anaknya menghafal Qur'an dirumah masing-masing.


Diupload oleh  pada 21 Jul 2011

Sekolah di Palestina, Bukan Masalah Naik Kelas, Belajar Setiap Hari, Mengerjakan PR, dan Sejenisnya…


SEKOLAH, bagi anak-anak di Palestina, bukan masalah naik kelas, belajar setiap hari, mengerjakan PR dan sejenisnya. Sekolah di Palestina adalah sesuatu yang sangat mahal, tak bisa diperoleh setiap hari, dan harus dicapai dengan perjuangan jiwa dan raga.
Karena, bagi anak-anak Palestina, mencapai sekolah berarti melewati pos penjagaan tentara Israel yang memang tersebar di setiap sudut kota. Tak jarang, mereka harus berkonfrontasi dulu dengan imbalan bukan hanya sekadar darah, tapi juga nyawa.
Itupun di Palestina, sebagian sekolah sudah hancur kondisinya akibat serangan Israel yang biadab. Peristiwa Gaza tempo hari masih menyisakan puing dan reruntuhan, dan itupun masih ditambah dengan operasi tentara Israel yang dilakukan secara regular setiap hari. Tapi, seperti kata Michael Hart di “We Will Not Go Down”, but our spririt will never die, semangat anak-anak Palestina juga tak akan pernah padam.
Inilah yang harus dihadapi oleh anak-anak Palestina ketika akan memulai harinya menuju sekolah tempat mencari ilmu: serdadu Israel yang mengokang senapan!
Serdadu-serdadu Israel mencegah anak-anak ini masuk ke wilayah yang telah mereka rampas dan menyuruh anak-anak Palestina untuk menjauh atau pulang. Tapi anak-anak ini tak pernah punya rasa takut sedikit pun. Mereka menantang serdadu Israel dengan gagah berani.
Bukan hanya murid, tapi guru nya pun memberikan contoh bahwa melawan Israel adalah sebuah keharusan bagi orang Palestina, karena Israel adalah penjajah.
Lantas apa yang terjadi? Anak-anak Palestina tidak pernah menyerah. Mereka menggelar kelas tepat di hadapan serdadu Israel di setiap pos penjagaan. Sampai-sampai para serdadu Israel pun menggeleng-gelengkan kepala tak percaya.
Lihatlah semangatnya! Lihatlah semangatnya! Luar biasa….
Anak laki-laki, karena lebih berani, mendapatkan perlakuan yang lebih buruk. Mereka terlibat adu fisik dengan serdadu Israel.
Bahkan tertembak peluru.
Namun, lihatlah sorot matanya. Ada kebanggaan dan harga diri yang tinggi di dalamnya. You can burn our mosque, our home, and our school, but our spirit will never die.
http://islampos.com/2012/sekolah-di-palestina/
 

7 Bocah Muslim Template by Ipietoon Cute Blog Design